Bebas Hutang di Tahun yang Baru

Semangat menghadapi tahun yang baru tentu sedang berkobar saat ini. Penuh dengan harapan akan tahun yang lebih baik dan menyenangkan dibandingkan sebelumnya. Termasuk dalam urusan finansial. Hal paling menjadi beban tentu saat memiliki kewajiban hutang  yang belum terbayarkan. Dengan semangat perubahan dan tips dari para ahli, mulailah tahun yang baru ini dengan kebebasan finansial.

Lakukan Refleksi

Seorang penasehat keuangan memberikan saran untuk memulai tahun baru dengan melihat kembali bagaimana perilaku finansial Anda di tahun yang lalu. Refleksi ini akan membuka mata Anda tentang kebiasaan belanja Anda. Dengan melakukan refleksi ini banyak orang tersadar bahwa mereka kerap mengeluarkan uang secara impulsif atau untuk mendapatkan hal-hal yang sesungguhnya tidak terlalu diperlukan.

Setelah memahami pola pengeluaran ini, biasanya seseorang akan terdorong untuk membuat prioritas keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupnya. Pada saat inilah biasanya seseorang siap untuk mulai melakukan perubahan dalam perilaku dan kebiasaannya.

Ayo Realistis

Banyak orang yang makin terjerumus dalam belitan hutang karena tak mau jujur dengan dirinya tentang hutang yang dimiliki. Karena itu langkah awal yang juga disarankan adalah menuliskan semua hutang yang Anda miliki secara mendetil, mulai besarnya bunga, kapan jatuh tempo, hingga denda atau penalti yang dikenakan jika terlambat atau tidak membayar cicilan. Dengan menuliskan semua secara terperinci, Anda akan mendapatkan gambaran jumlah total hutang Anda serta kapan harus dibayarkan sehingga dapat mulai merencanakan kapan serta berapa persen dari pendapatan yang harus digunakan untuk melunasinya.

Agar bersemangat

Banyak orang berpikiran bahwa melunasi hutang yang jumlahnya paling besar adalah cara terbaik agar terlepas dari jeratan hutang. Namun anggapan ini tak sepenuhnya benar, karena jumlah yang yang besar memerlukan waktu lama dan usaha ekstra keras. Sebaliknya hutang-hutang dengan jumlah kecil lebih ‘mudah’ dilunasi, dalam waktu yang tentu lebih singkat. Dengan melunasi hutang-hutang kecil ini, Anda akan merasa lebih bersemangat karena telah berhasil mengeliminasi sebagian dari hutang Anda, sekaligus terpacu untuk kemudian melunasi semuanya.

Hindarkan denda

Jangan anggap sepele denda yang dikenakan saat Anda terlambat melakukan pembayaran. Mungkin jumlahnya kelihatan kecil saja, tapi bila terus dibiarkan menumpuk, tanpa Anda sadari jumlah hutang pokok akan terus meningkat dengan tambahan denda. Atur lagi jadwal pembayaran sesuai dengan waktu dimana Anda memperoleh gaji, sehingga tidak ada lagi alasan untuk terlambat membayar dan terkena denda.

Berhemat itu penting

Berhemat adalah langkah sederhana yang terbukti berdampak besar pada keadaan keuangan Anda. Jika jumlah hutang Anda melebihi sepertiga dari pendapatan, sudah saatnya untuk khawatir dan mulai berhemat. Kurangi semua pembelian yang tidak diperlukan dan gunakan dananya untuk melunasi hutang. Biaya makan dan entertainment biasanya merupakan komponen pengeluaran terbesar. Bayangkan berapa yang Anda habiskan saat makan di luar atau mengajak keluarga menonton film? Sudah pasti ratusan ribu rupiah. Daripada terbuang percuma, cobalah lebih sering memasak dan makan di rumah dan coba mengganti acara rekreasi dengan menonton DVD di rumah, bermain bersama anak di rumah, atau membaca buku. Semakin besar penghematan yang Anda lakukan, semakin besar jumlah yang dapat Anda bayarkan untuk melunasi hutang.

Share artikel ini:

Artikel Terkait