Gali Potensi Diri Anda

Hari-hari ini Rina sedang bingung. Gatot, sang suami memintanya berhenti bekerja kantoran karena merasa gajinya kini sebagai seorang General Manager di sebuah perusahaan konstruksi telah mampu menopang ekonomi keluarga. Menurut Gatot, kini saatnya Rina memberikan konsentrasi perhatian bagi keluarga. Gatot tidak sama sekali mematikan bakat Rina, justru ia memberikan banyak pilihan alternative pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa harus jadi pegawai kantoran. Akan tetapi, tetap saja Rina bingung. Ia yang setiap hari menghabiskan waktu bekerja di kantor, tiba-tiba harus “tinggal diam” di rumah. “Wah… saya takut nanti jadi "pengangguran" yang tak punya kegiatan apapun,” ungkap Rina. Bila Anda juga mengalami hal serupa ini, tak perlu khawatir, “tinggal” di rumah ternyata tak kalah asyiknya dengan bekerja di kantor. Segudang aktivitas dan banyak hal baru bisa Anda lakukan.

Apa saja? Simak terus jawabannya di sini.
1. Bisa Punya Usaha Sendiri
Rubi yang berhenti bekerja di sebuah bank karena harus ikut suaminya ke Amerika, pun berbagi cerita. “Di Amerika, saya terbiasa memasak sendiri untuk keluarga. Maka, sepulang dari sana, saya jadi jago masak. Ketika sekolah anak saya membuka tawaran menyediakan makanan untuk para guru dan murid, saya pun mencobanya.” Kini, Rubi pun menekuni usaha catering beromzet Rp 6 juta per minggu. Nah, jika Anda punya kemampuan untuk bekerja di rumah, mengapa tak berani mencobanya? Misalnya, Anda terampil membuat kue, cobalah menawarkannya ke orang-orang terdekat lebih dulu. Coba tawarkan kue ke mantan rekan kerja dulu. Bicara soal resep kue, kini kudapan buatan Anda dijamin bakal lebih istimewa rasanya bila ditambah susu kental manis Milkmaid. Kini, Milkmaid dikemas dalam squeeze bottle (botol pencet) yang makin memudahkan Anda ketika menggunakannya.

2. Jadi Bos Bagi Diri Sendiri
Bila kerja di kantoran, Anda tentu harus tunduk pada aturan atasan. Namun, ketika Anda putuskan bekerja sendiri dari rumah, tentu saja Anda sendiri yang memutuskan kapan mulai bekerja dan kapan beristirahat. Anda tak perlu takut lagi dipelototi si bos, bukan? “Sejak bekerja dari rumah sebagai editor, saya bebas menentukan sendiri waktu kerja saya. Yang penting, urusan deadline terpenuhi. Bahkan, ketika bekerja, saya pun bisa memakai kaos santai atau kadang pakai daster, tak ada yang protes, bukan?” tutur Santi, yang berhenti kerja sebagai wartawan dan memutuskan bekerja di rumah sebagai editor.

3. Bisa Bebas Tekuni Hobi
Ketika bekerja di kantor, waktu pun terasa “berlari” hingga rasanya tak punya waktu untuk menjalankan hobi. Nah, saat memutuskan di rumah saja, mengapa Anda tak mencoba menekuni kembali hobi lama yang selama ini terlupakan? “Saat kerja kantoran, saya tak sempat lagi memelihara tanaman. Kini, ketika tidak lagi bekerja, saya pun bisa punya banyak waktu luang untuk berkebun. Wah… rasanya senang sekali, hidup saya juga terasa lebih bersemangat,” ujar Mira, mantan sekretaris.

4. Bisa Puas Bersama Anak
“Saat lulus kuliah lalu menikah, saya memang sepakat tak mau kerja kantoran karena ingin mengurus sendiri anak-anak kami. Menurut saya, masa anak-anak itu adalah masa-masa emas, saat yang tepat untuk menanamkan fondasi kuat bagi seorang anak. Maka, saya putuskan tak mau bekerja kantoran agar bisa melihat dan mengawasi setiap momen perkembangan yang dilalui anak-anak saya,” urai Devi, yang memutuskan membuka usaha penjahitan di rumahnya.

5. Bisa Lebih Merawat Diri
Coba hitung, ketika Anda masih kerja kantoran, berapa kali dalam sebulan masih punya waktu untuk pergi ke salon atau spa? Atau sempatkah Anda ikut kelas senam? Nah, ketika tak lagi terikat waktu, inilah saatnya bagi Anda untuk lebih merawat diri. Anda bisa ikut kelas senam mulai dari aerobik body language, pilates maupun yoga. Di sini selain berolahraga, Anda juga bisa punya teman baru. Atau seminggu sekali pergi ke salon, jalani berbagai perawatan mulai dari creambath, manicure, pedicure, dsbnya. Dijamin, penampilan Anda bakal lebih fresh, lebih cantik dan tentu saja suami pun jadi lebih cinta!

Share artikel ini:

Artikel Terkait