Jadikan Waktu Berkumpul Menjadi Seru dengan Permainan Keluarga

Ibu tentu ingat bukan, betapa serunya dulu ketika berkumpul bersama teman, saudara atau keluarga dan bermain permainan sederhana seperti ular tangga? Permainan yang biasanya dimainkan oleh dua orang atau lebih itu kini memang sudah tak sepopuler dulu. Keberadaannya telah tergeser oleh aneka gadget, seperti smart phone, tablet dan laptop. Kemajuan teknologi memang tidak bisa dihindari, tapi jika tak hati-hati bisa juga membawa dampak negatif, salah satunya adalah berkurangnya interaksi antar manusia. Permainan keluarga bisa menjadi salah satu trik untuk mengakalinya. Bagaimana caranya untuk membuat agar si Kecil tertarik dan menjadikan aktivitas yang positif ini menjadi sebuah kebiasaan? Nah, beberapa cara berikut mungkin bisa Ibu coba:

  1. Siapakan permainan keluarga yang variatif. Mulai dari yang paling klasik seperti ular tangga, kartu, puzzle, monopoly, balok bongkar pasang hingga permainan uno yang lebih sesuai dengan jaman sekarang. Tak perlu yang terlalu rumit, yang terpenting adalah setiap anggota keluarga dapat menikmati permainannya.
  2. Buatlah jadwal rutin yang disepakati oleh seluruh keluarga. Ibu bisa memulainya dengan satu kali dalam seminggu, setelah mendapat respon yang positif dan jika memang memungkinkan, Ibu bisa menambahkannya menjadi dua kali dalam seminggu.
  3. Jadikan aktivitas keluarga ini menjadi lebih istimewa dengan menghadirkan makanan favorit si Kecil, seperti popcorn atau keripik. Selain menambah semangat bermain, bisa juga menjadi tradisi baru yang unik untuk keluarga.
  4. Jadilah contoh yang baik untuk si Kecil. Tunjukkan semangat dan antusiasme Ibu dalam bermain dan hormati setiap anggota keluarga ketika bermain, seperti berbesar hati mengakui kekalahan ataupun turut merayakan kemenangan lawan.
  5. Bersenang-senanglah. Nikmati setiap detiknya dari waktu yang berharga ini. Jauhkan dulu sementara perhatian Ibu dari gadget, seperti telepon genggam, tablet ataupun laptop.

Selain seru dan menghibur, permainan untuk keluarga terbukti memiliki berbagai dampak positif bagi seluruh anggota keluarga, terutama bagi si Kecil. Berikut adalah beberapa manfaat dari permainan keluarga:

  1. Melatih sensori dan motorik si Kecil.

Permainan yang menggunakan kartu atau dadu tanpa disadari sangat baik untuk melatih sensori dan motorik pada si Kecil. Mereka dapat mengembangkan kemampuan koordinasi mata dan tangan, yang akan berguna nantinya untuk kegiatan sehari-hari mereka seperti olah raga, bermain alat musik, menulis dan lain-lain.

  1. Meningkatkan nilai akademis.

Dari permainan di ruang keluarga menuju keberhasilan di ruang kelas. Melalui permainan keluarga, si Kecil akan sering terpapar dengan angka, huruf, kata-kata dan pengetahuan umum. Hal ini tentunya sangat bermanfaat untuk karier akademis si Kecil.

  1. Mengajarkan si Kecil memecahkan masalah.

Berdasarkan penelitian dari Universitas Florida, melalui permainan keluarga, si Kecil dapat belajar membuat strategi dan mencari solusi, baik sendiri maupun bersama orang tua. Dengan begitu si Kecil akan terbiasa untuk menghadapi dan memecahkan sebuah masalah dengan baik.

  1. Mengurangi stress.

Bukan hanya Ibu yang rentan akan stress, si Kecil juga bisa stress, lho. Dengan kegiatan bersama yang dilakukan secara rutin, kedekatan emosi orang tua dan anak juga semakin erat, sehingga bisa menjadi wadah pelampiasan stress yang positif.

  1. Mempererat hubungan keluarga.

Apapun permainannya, aktivitas yang rutin dilakukan bersama keluarga akan mempererat hubungan antara orang tua dan anak, selain itu komunikasi pun akan terjalin lebih baik.

Share artikel ini:

Artikel Terkait