Jangan Kecanduan Teknologi

Teknologi memang telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan kita kini. Tak hanya dalam hal komunikasi, namun juga dalam berbagai aspek kehidupan praktis sehari-hari lainnya. Mulai dari GPS untuk menentukan arah, rice cooker untuk menanak nasi, komputer untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan, hingga ponsel pintar yang menggantikan aktivitas silaturahmi dengan kerabat atau sahabat.

Kehadiran berbagai alat telekomunikasi canggih pun berefek negatif pada hubungan interpersonal. Coba diingat berapa banyak dari Anda yang terus memantau ponsel dan email selama 24 jam, dan kerap meninggalkan percakapan dengan keluarga atau teman karena harus menerima panggilan telepon atau membalas email. Contoh lain adalah berbagai jaringan pertemanan yang kini digilai banyak orang. Salah satu efeknya, lebih banyak orang yang merasa lebih nyaman untuk berinteraksi via jaringan ini dibanding melakukan pertemuan langsung!

Bagaimana agar Anda tak menjadi techno junkie yang tak bisa hidup tanpa teknologi? Inilah beberapa tips untuk Anda:

  1. Fokus pada orang-orang yang berada di sekitar Anda, baik anak, suami, atau sahabat dan rekan kerja. Mereka adalah orang-orang terpenting dalam hidup Anda, maka saat bersama mereka, curahkan perhatian sepenuhnya pada mereka dan hormati kehadiran mereka dan tidak mengalihkan perhatian pada sms, telepon atau email yang masuk ke alat komunikasi Anda. Bila perlu gunakan silent mode atau matikan ponsel di saat Anda beraktivitas bersama keluarga dan orang terdekat.
  2. Jangan menganggap komunikasi via teknologi dapat menggantikan interaksi interpersonal. Tak ada yang dapat menggantikan perhatian dan kecintaan seorang pasangan dan seorang ibu, selain kehadiran secara personal. Jadi jangan anggap meminta orang lain mendokumentasikan penampilan anak Anda di pentas seni dapat menggantikan kebanggaan dan rasa dicintai yang dirasakan anak saat Anda menyaksikan langsung penampilan mereka.
  3. Manfaatkan dan nikmati fungsi teknologi untuk mempermudah hidup Anda, tapi jangan sampai Anda kehilangan kemampuan dasar untuk melakukannya tanpa teknologi. Misalnya, memasak nasi dengan rice cooker memang mudah, tapi Anda juga perlu tahu cara menanak nasi dengan dandang. Agar saat mati lampu atau rice cooker rusak, Anda tak kelabakan.
  4. Jangan gantungkan seluruh hidup Anda pada teknologi. Buat back up dan ingatlah hal-hal yang penting. Banyak orang yang kini menggantungkan diri pada teknologi dan ‘meminjam’ memori ponsel atau  teponsel untuk mengingat berbagai nomor telepon penting, jadwal pertemuan, hingga hari ulang tahun. Begitu ponsel atau komputer rusak atau hilang, hilang pula semua informasi penting  itu. Usahakan untuk tetap memiliki buku telepon tempat Anda bisa mencatat berbagai nomor telepon secara manual, memiliki agenda untuk menuliskan perjanjian, juga mengingat hari-hari penting keluarga dan sahabat.

Sediakan dan luangkan waktu khusus untuk mengecek pesan atau email yang Anda terima, sehingga Anda lebih konsentrasi untuk merespon dan tidak ada yang merasa diabaikan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait