Kebahagiaan dari Berbagi

Memberi  adalah ekspresi dari kesenangan. Karena cintalah yang  menginginkan kita memberi kesenangan dan kebahagiaan pada orang lain.

Anda tentu sering melihat ekspresi kebahagiaan yang terpancar dari wajah yang Anda berikan kebaikan. Bagaimana perasaan Anda saat itu? Bahagia, bukan? Anda merasakan puas bahkan bahagia luar biasa ketika seseorang merasakan juga kebahagiaan atas pemberian Anda. Mungkin itulah alasannya, mengapa banyak orang melakukan hal yang sama. Karena pada dasarnya kita terlahir dengan sifat penyayang. Dan berbuat baik merupakan bagian hidup kita, dan seolah menjadi kebutuhan. 

Energi Cinta

Ketika Anda memberi pada orang lain, Anda tidak hanya memberikan sesuatu, tapi Anda juga memberikan energi bersama pemberian itu. Bila Anda memberi dengan penuh kesenangan dan cinta, maka energi yang Anda berikan pada orang tersebut adalah positif, rasa senang. Sebaliknya, jika pemberian tidak didasari oleh rasa senang, misalnya keterpaksaan, maka energi yang Anda kirimkan bersama pemberian Anda itu adalah perasaan negatif.

Energi yang Anda kirimkan sangat penting melebihi dari pemberian itu sendiri. Ketika Anda memberikan energi cinta dan kasih, maka efek balik yang Anda dapatkan adalah rasa senang dan bahagia. Rasa ini tidak akan Anda dapatkan jika Anda memberikan energi negatif.  Itulah sebabnya mengapa Tuhan menginginkan Anda untuk ikhlas dan senang saat memberi.

Waktu terbaik untuk memberi adalah ketika Anda merasa senang dan bahagia. Sehingga orang yang Anda beri dan Anda sendiri sama-sama merasakan kebahagiaan itu. Bagaimana jika dalam posisi menerima? Anda juga mesti menerima dengan rasa senang setiap Anda mendapatkan pemberian dari seseorang. Karena saat Anda merasa  senang, di saat yang sama Anda juga telah mengirimkan energi positif kepada orang itu.

Makanya salah besar bila menganggap memberi itu berarti mengurangi sesuatu yang ada pada diri Anda. Misal, kalau Anda memberi  uang, maka uang Anda akan berkurang, kalau Anda memberi waktu Anda buat orang lain, maka waktu Anda untuk sendiri pun akan berkurang.  Karena  saat Anda memberi, maka di saat yang sama Anda juga menerima. 

Berdampak Sehat

Kesenangan memberi pada orang lain berdampak baik bagi kesehatan, baik fisik maupun emosi. Salah satu penelitian tentang altruism-sikap mengutamakan kepentingan orang lain, dilakukan oleh Allan Luks dalam sebuah buku berjudul The Healing Power of Doing Good: The Healht and Spiritual Benefits of Helping Others.

Gairah yang muncul saat kita melakukan kebaikan disebut Luks sebagai “helper’s high”.  Apa yang terjadi pada tubuh ketika rasa ini muncul?  Yang jelas terjadi penurunan tingkat stres dan melepaskan pembunuh rasa sakit alamiah dalam tubuh yang disebut endorphin.  Penelitian lain juga menyebutkan kebiasaan berbuat baik mampu mengondisikan seseorang berada dalam emosi yang stabil dan mengurangi stres. Menurut penelitinya, Sandra Levy, membantu orang lain meningkatkan rasa bahagia dan mengurangi perasaan sendirian yang dapat mengakibatkan seseorang menjadi tidak sehat.

Mulai dari yang Terdekat
 
Anda tidak harus menjadi Bunda Teresa yang memberikan ‘hidupnya’ untuk membantu orang miskin di India. Tidak juga harus bersikap heroik untuk membahagiakan orang lain.  Mulailah dari yang sederhana, yaitu peduli pada orang-orang di sekitar Anda. Keluarga, pasangan, sahabat, teman, bos, adalah orang-orang yang sering kali terlupakan. Anda  sibuk menjadi sukarelawan untuk korban-korban bencana, tapi di sisi lain Anda tidak pernah meluangkan waktu untuk mendengarkan curhat sahabat yang sedang tertimpa masalah.  Padahal, mereka adalah orang pertama yang perlu mendapat perhatian Anda. Karenanya, sebelum Anda menyenangkan orang lain, senangkanlah mereka.

Anda bisa memberikan mereka hadiah.  Hadiah yang dimaksud di sini tak melulu berupa barang mahal. Terkadang sikap positif yang Anda berikan bisa berdampak baik. Tersenyum saja sudah merupakan hadiah terindah. Apalagi jika Anda memberikan waktu dan perhatian Anda kepada mereka, pasti dampaknya luar biasa untuk mereka dan Anda.  Percayalah, Anda mempunyai kekuatan untuk membuat hari-hari mereka menjadi lebih baik. Selamat memberi kesenangan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait