Kuliah Sambil Bekerja? Bisa!

Meski sudah memiliki pengalaman kerja, adakalanya seseorang merasa perlu untuk kembali ke bangku kuliah untuk berbagai alasan. Baik untuk memenuhi tuntutan akan skill tertentu dari suatu profesi, atau untuk kepentingan peningkatan jenjang karier. Mungkin Anda akan geleng-geleng kepala dan berpikir, kerja saja sudah menghabiskan sebagian besar waktu Anda, apalagi kalau harus kuliah lagi?

Sebenarnya tak ada yang tak mungkin, dan banyak orang pun telah berhasil melakukannya. Namun tentu saja perlu tekad kuat, kedisiplinan dan cermat mengatur prioritas agar tidak ada yang dikorbankan. Pekerjaan tetap lancar, kuliah pun dapat diselesaikan dengan baik. Untuk Anda yang sedang berniat kuliah sembari bekerja, beberapa hal berikut perlu dijadikan pertimbangan agar semua berlancar lancar.

Kuatkan Tekad dan Motivasi
Hanya Anda seorang yang bisa memastikan keberhasilan diri sendiri. Bila tekad dan motivasi Anda sudah bulat, maka tak akan ada halangan yang tak bisa dilewati.

Sadari Konsekuensinya
Saat berani menentukan pilihan Anda harus sadar ada konsekuensi yang tidak mudah yang harus dijalani. Misalnya berkurangnya waktu untuk pribadi dan keluarga, atau harus sering begadang untuk menyelesaikan tugas kuliah. Kuliah sambil bekerja sudah pasti akan mengurangi waktu luang Anda. Anda harus cermat mengatur waktu agar pekerjaan, kuliah dan keluarga mendapat perhatian yang dibutuhkan. Jadi jangan mengeluh di tengah jalan dan siap-siaplah bekerja keras untuk membuatnya berhasil.

Beri pengertian pada rekan kerja dan keluarga
Sebelum memulai, jelaskan alasan Anda untuk kembali kuliah kepada keluarga dan atasan serta rekan-rekan kerja. Pada keluarga, jelaskan dan minta pengertian mereka bahwa untuk sementara waktu Anda untuk mereka akan berkurang. Pada atasan dan rekan kerja, jelaskan kondisinya dan jika perlu koordinasikan pekerjaan agar Anda lebih banyak menangani pekerjaan pada jam kantor hingga tak perlu bolos kuliah karena harus kerja lembur.

Pilih jadwal yang paling nyaman
Pilih jadwal kuliah yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Pertimbangkan mana yang lebih nyaman, kuliah malam usai bekerja atau mengambil kelas di akhir pekan. Semua punya sisi positif dan negatif. Jika kuliah malam, Anda harus siap energi ekstra karena biasanya usai jam kantor , energi dan kosentrasi Anda sudah terkuras saat kerja, namun akhir pekan dapat Anda gunakan untuk bersama keluarga. Sebaliknya, memilih kuliah di akhir pekan berarti Anda datang dengan pikiran fresh, namun kehilangan waktu khusus bersama keluarga.

Siapkan budget
Kuliah tak hanya membutuhkan waktu ekstra, namun juga biaya yang tak sedikit. Baik untuk biaya kuliah, transportasi, maupun konsumsi. Pengeluaran rutin ini harus Anda pertimbangkan saat menyiapkan rencana keuangan bulanan. Jangan sampai kantung menipis di tengah bulan.

Logistik sangat menentukan
Hal lain yang kerap dilupakan saat merencanakan kuliah sambil kerja adalah kelancaran urusan “logistik”. Pertimbangkan jarak antara tempat kerja dan kampus Anda. Jika terlalu jauh, bayangkan berapa lama yang Anda perlukan dari kantor ke kampus. Apalagi Anda tahu kondisi lalu lintas usai kantor kerap diwarnai kemacetan. Jangan sampai emosi dan energi Anda sudah terkuras karena macet di jalan, atau kuliah sudah nyaris selesai begitu Anda tiba. Tanpa perencanaan yang matang, kuliah Anda bisa jadi korban.

Share artikel ini:

Artikel Terkait