Mengenal Kandungan Gizi Gandum Utuh

Salah satu jenis bahan pangan yang kerap disebut sebagai makanan sehat adalah gandum. Bahkan, USDA menganjurkan untuk mengonsumsi gandum utuh dalam menu harian. Lilian Cheung, DSc, RD, seorang dosen di Harvard School of Public Health mengatakan bahwa dengan mengonsumsi gandum, khususnya gandum utuh, kita akan mendapat asupan serat, protein tumbuhan, vitamin, mineral dan nutrisi lain yang baik bagi tubuh.

Yuk, berkenalan lebih jauh dengan gandum utuh dan kandungan gizi gandum sebelum mulai menyajikannya untuk keluarga tercinta.

Apa yang dimaksud dengan gandum utuh?

Semua jenis gandum pada awalnya adalah gandum utuh. Jadi yang dimaksud dengan gandum utuh adalah biji gandum secara utuh saat belum digiling sama sekali. Biji gandum utuh ini terdiri dari tiga bagian, yaitu bran atau dedak, germ atau biji dan endosperm. Bagian-bagian ini dilindungi oleh kulit ari, yang tidak bisa dimakan, dari paparan sinar matahari, hama dan air.

Apa kandungan nutrisi dari gandum utuh?

Gambar 1. Komponen Gandum Utuh (Sumber: Wholegrainscouncil.org)

  • Bran atau dedak adalah bagian luar gandum yang mengandung serat, antioksidan, vitamin B kompleks dan phytochemicals. Selain itu juga mengandung mineral seperti zat besi, copper, zinc serta magnesium yang sangat berguna untuk tubuh. Zat besi yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan membantu mencegah anemia; magnesium, yang membentuk tulang; dan seng yang diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.
  • Endosperm adalah bagian tengah dari gandum utuh. Endosperm mengandung karbohidrat, protein, dan sedikit vitamin B kompleks serta mineral.
  • Germ atau biji adalah bagian inti dari gandum utuh yang mengandung lemak sehat, vitamin B kompleks, phychemicals, dan antioksidan seperti vitamin E.

Apa beda kandungan gizi gandum utuh dan yang sudah digiling?

Gandum yang sudah diolah umumnya hanya terdiri dari bagian endospermnya saja. Proses penggilingan akan membuang sebagian besar dari bran dan germ berikut dengan nutrisi yang dikandung di dalamnya termasuk serat, vitamin, mineral, antioksidan dan lainnya. Bahkan 75% dari phytochemicals hilang dalam proses penggilingan ini. Phytochemicals, atau phytonutrients, adalah bahan kimia alami dalam tumbuhan yang menjadi sumber rasa dan warna pada tumbuhan, termasuk gandum. Pada manusia phytochemicals dapat membantu mengurangi risiko jantung, kanker, dan diabetes.

Bagaimana menyajikan gandum utuh untuk keluarga?

Mengingat kandungan gizi gandum yang baik bagi kesehatan, sebaiknya kita mulai menyertakan gandum dalam menu sehari-hari. Memang, gandum bukanlah menu yang umum bagi kebanyakan orang Indonesia. Ibu bisa menyiasatinya dengan menjadikan gandum sebagai menu sarapan keluarga. Misalnya dengan menyajikan roti gandum utuh, sereal atau oatmeal.

Share artikel ini:

Artikel Terkait