Resolusi 2017 Gagal? Mungkin Ini Penyebabnya

Setiap pergantian tahun, Ibu tentu punya resolusi yang ingin dicapai di tahun yang baru. Tapi, bagaimana dengan resolusi di tahun sebelumnya? Sudahkah Ibu mencapai seluruh resolusi yang ditetapkan di awal 2017?

Jika belum, mungkin ada baiknya Ibu meninjau kembali dan mencari tahu apa yang perlu diperbaiki dari prosesnya. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi tidak terwujudnya resolusi Ibu. Sahabat Nestlé mencoba merangkum 5 hal yang bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi ketika resolusi Ibu gagal terwujud. Simak daftarnya di bawah ini, yuk, Bu!

1. Kurang Percaya Diri

Seperti halnya mencoba hal baru, saat mencoba mencapai resolusi Ibu juga butuh rasa percaya diri. Hal ini akan meningkatkan keyakinan diri untuk mencoba yang terbaik.

Tanpa rasa percaya diri yang kuat, Ibu akan merasa takut gagal. Padahal, berpikir akan gagal dapat menyebabkan Ibu kehilangan semangat juang. Akhirnya, kegagalan pun benar-benar terjadi.

2. Terlalu Terburu-Buru

Ibu pasti setuju, kan, jika segala sesuatu harus melalui sebuah proses? Begitu pula dengan resolusi tahun baru, Ibu harus melalui tahap demi tahap untuk mencapainya karena tak ada yang instan.

Untuk itu, cobalah untuk menikmati setiap prosesnya. Meski kadang merasa berat, cobalah cintai apa yang sedang Ibu perjuangkan saat ini.

 

3. Terlalu Banyak Berpikir

Untuk memulai sesuatu Ibu memang harus memikirkan dengan matang apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Tapi, terlalu banyak berpikir malah membuat Ibu merasa ragu untuk memulai.

Oleh karena itu, segera lakukan langkah pertama untuk mencapai resolusi di tahun baru. Jangan biarkan pikiran buruk atau keraguan menjadi halangan untuk memulai. Sambil berjalan, Ibu dapat meninjau kembali resolusi dan cara Ibu mencapainya, serta memutuskan apakah Ibu butuh memperbaiki atau bahkan mengganti strategi untuk mencapai tujuan Ibu.

4. Mengabaikan Kemajuan

Kemajuan yang telah dicapai sebenarnya akan sangat membantu Ibu untuk tetap di jalan yang benar. Sayangnya, tak sedikit yang mengabaikan kemajuan ini karena dianggap tak terlalu penting.

Oleh karena itu, Ibu bisa mencatat setiap kemajuan yang telah dilakukan. Secara tak langsung, mencatat kemajuan akan meningkatkan semangat Ibu untuk mencapai tujuan yang ditetapkan di awal.

5. Tak Mendapat Dukungan

Segalanya akan terasa sulit jika tak ada seorang pun yang memberikan dukungan. Ibu tentu butuh orang lain untuk mengingatkan kembali resolusi ketika Ibu mulai lupa dan juga menguatkan ketika Ibu sedang berada di titik terbawah. Ceritakanlah resolusi tahun baru atau hal-hal yang menjadi tujuan Ibu di tahun 2018 ini dan mintalah dukungan penuh kepada orang-orang terdekat.

 

Bagaimana Bu, apakah salah satu di atas merupakan penyebab kegagalan resolusi Ibu di tahun sebelumnya? Yuk mulai siapkan diri untuk resolusi tahun 2018!

Share artikel ini:

Artikel Terkait