Si Kecil Kecanduan Gadget? Yuk Kenalkan dengan Permainan Tradisional yang Pasti Seru!

Bu, di zaman sekarang ini mana yang lebih sering Ibu lihat, anak-anak bermain permainan tradisional atau anak-anak asyik bermain dengan gadget? Ya, saat ini memang anak-anak lebih sering bermain dengan gadget daripada permainan tradisional. Bahkan, banyak dari mereka yang tak mengenal jenis-jenis permainan tradisional atau hanya mengenalnya dari buku pelajaran di sekolah. Padahal, permainan tradisional merupakan kekayaan lokal yang tak kalah seru dan bermanfaat bagi perkembangan anak lho, Bu. Mau tau apa saja manfaatnya? Berikut ini adalah beberapa contoh permainan tradisional dan manfaatnya bagi si Kecil.

  1. Galah Asin

Galah Asin atau yang lebih kenal sebagai permainan Gobak Sodor adalah permainan tradisional berkelompok yang sangat seru. Satu kelompok bertugas menjaga pintu yang digambarkan dengan garis di lapangan sementara kelompok lainnya berusaha melewati tiap penjaga pintu sampai akhirnya berhasil mencapai sisi lainnya. Permainan ini tentu dapat melatih anak untuk bersosialisasi dan bekerjasama. Selain itu juga melatih motorik kasar sekaligus bagaimana mengatur berstrategi.

  1. Congklak

Congklak adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh 2 orang menggunakan papan congklak dan biji dari kerang. Bermain congklak dapat membantu si Kecil belajar berhitung, belajar memahami aturan, bersabar menunggu giliran, jujur dan tentunya melatih motorik halusnya.

  1. Egrang

Egrang adalah permainan tradisional dari bambu yang dikenal dengan nama yang berbeda-beda di berbagai daerah di Indonesia. Saat bermain egrang, kita akan menggunakan galah dari bambu untuk berpijak sehingga bisa berdiri dengan jarak tertentu dari atas tanah. Egrang bisa dimainkan dengan sekedar berjalan sambil menjaga keseimbangan atau dijadikan balapan untuk adu ketangkasan. Manfaat bermain egrang adalah mengembangkan kemampuan motorik kasar, melatih keseimbangan tubuh, koordinasi kaki dan tangan. Bermain egrang juga dapat mengajarkan si Kecil untuk berani, sabar dan tekun karena berjalan menggunkan egrang memang bukan hal yang mudah untuk dipelajari.

  1. Permainan Benteng

Benteng adalah permainan tradisional berkelompok yang termasuk masih sering dimainkan anak-anak masa kini di sekolah. Permainan ini dimainkan oleh 2 kelompok dan tujuannya adalah mengambil alih benteng milik kelompok lawan. Permainan ini bermanfaat membantu si Kecil belajar bersosialisasi, bekerjasama, berstrategi dan melatih sportifitas. Karena ketika bermain anak-anak akan banyak berlari, permainan ini juga melatih motorik kasar si Kecil.

Bu, permainan tradisional selain dapat membantu si Kecil melatih motorik kasar dan halus, sportifitas, mengatur emosi, bekerja sama, dan lainnya, juga dapat dijadikan cara untuk memperkenalkan berbagai budaya dan tradisi Indonesia. Karenanya, yuk ajak si Kecil mengenal dan memainkan permainan tradisional Indonesia.

Share artikel ini:

Artikel Terkait