Tak Perlu Pusing, Inilah Bahan Pengganti Tepung Maizena

Familiar dengan jenis tepung yang satu ini, Bu? Tepung maizena merupakan tepung yang terbuat dari jagung. Tepung ini memiliki kegunaan umum yaitu untuk membuat sup, saus, atau kuah masakan lainnya menjadi lebih kental atau fla sebagai pelengkap kudapan puding.

Jika kehabisan tepung yang satu ini pada saat memasak, Ibu tidak perlu pusing. Terdapat beberapa alternatif pengganti tepung maizena. Berikut tepung jenis lain yang dapat membantu Ibu membuat masakan menjadi lezat walaupun tanpa menggunakan maizena.

  1. Tepung beras

Tepung beras adalah salah satu jenis pengganti tepung maizena yang dapat Ibu gunakan. Untuk mengentalkan makanan dengan tepung beras, Ibu tidak dapat menyamakan takaran dengan tepung maizena. Tiap satu sendok makan tepung maizena dalam resep, Ibu perlu menggunakan tiga sendok makan tepung beras sebagai penggantinya.

  1. Tepung kanji

Tepung kanji merupakan nama lain dari tepung tapioka, yang terbuat dari saripati singkong. Jika Ibu ingin menggunakan tepung kanji sebagai pengganti tepung maizena, perhatikan takarannya. Sifat tepung kanji yang lengket akan menjadi serupa dengan lem apabila digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak.

  1. Tepung terigu

Tahukah Ibu bahwa tepung terigu juga dapat mengentalkan makanan? Ya, terigu ternyata dapat menjadi alternatif pengganti tepung maizena. Namun, pemilihan tepung ini tetap perlu diperhatikan ya, Bu. Pilihlah tepung terigu serbaguna yang terbuat dari campuran tepung terigu berprotein rendah dan berprotein tinggi. Warna tepung terigu cenderung lebih keruh dibandingkan tepung maizena sehingga dapat mempengaruhi tampilan masakan yang Ibu buat.

  1. Tepung sagu

Jenis varian pengganti tepung maizena terakhir adalah tepung sagu. Tepung sagu terbuat dari saripati batang pohon sagu. Sama dengan maizena dan terigu, tepung sagu memiliki kandungan amilopektin yang berasal dari kandungan zat pati. Amilopektin yang ada dalam tepung tersebut akan menyerap cairan dari saus ataupun kuah apabila dipanaskan. Dengan proses penyerapan itulah, kuah atau saus menjadi kental.

Share artikel ini:

Artikel Terkait