Yuk Ketahui Bagaimana Cara Mengetahui Bakat Anak!

Setiap anak tentu memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda. Begitu juga dengan si Kecil kesayangan Ibu. Apakah Ibu sudah mengetahui bakatnya? Sebenarnya, apakah bakat itu? Bagaimana cara mengetahui bakat anak?

Bakat adalah suatu bentuk kemampuan khusus yang berasal dari diri setiap orang, bisa timbul secara alami maupun diturunkan oleh orang tuanya. Bakat sendiri terbagi menjadi dua, yaitu bakat umum dan bakat khusus. Bakat umum adalah potensi dasar yang bersifat umum dan lumrah, sedangkan bakat khusus adalah potensi khusus seseorang yang tidak semua orang memilikinya. Seseorang yang memiliki bakat khusus cenderung memerlukan waktu yang lebih singkat untuk menguasai sesuatu, namun hasilnya tetap lebih unggul dibandingkan orang lain.

Berikut ini adalah beberapa jenis bakat khusus:

  1. Verbal – Bakat yang ditunjukkan melalui konsep kata-kata.
  2. Numerikal – Bakat mengenai konsep dalam bentuk angka atau matematika.
  3. Skolastik – Bakat yang merupakan kombinasi kata dan angka, meliputi kemampuan nalar, berpikir dan hipotesa. Biasanya ditemukan pada diri seorang ilmuwan dan akuntan.
  4. Abstrak – Bakat melalui konsep dalam bentuk pola, rancangan, ukuran serta posisi.
  5. Mekanik – Bakat dalam bentuk prinsip umum IPA, tata kerja dan mesin.
  6. Spasial – Bakat dalam mengamati dan menceritakan pola 2 dimensi maupun berpikir dalam 3 dimensi. Biasanya memiliki sifat peka yang tajam dalam detil visual, seperti fotografer, pilot dan arsitek.
  7. Klerikal – Bakat dalam bentuk tulis-menulis, meramu untuk laboratorium dan sebagainya.
  8. Linguistik – Bakat tentang penalaran analisa bahasa. Contoh bidangnya adalah jurnalistik, stenografi, penyiaran dan hukum.

Setelah mengetahui berbagai jenis bakat, lalu bagaimana cara mengetahui bakat si Kecil? Sebagai orang tua tentunya penting untuk memahami cara mengetahui bakat anak sejak dini agar dapat mengarahkannya sebaik mungkin seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan si Kecil.

Cara-cara mengenali dan mengembangkan bakat si Kecil:

1. Perhatikan kebiasaannya.

Cara mengetahui bakat anak yang paling awal adalah dengan memperhatikan kebiasaan dan kesukaannya. Bisa jadi aktivitas sehari-hari atau hobi yang si Kecil sering lakukan memiliki potensi besar untuk dieksplor lebih dalam lagi.

2. Beri ruang bereksplorasi.

Selama kegiatan yang si Kecil lakukan bersifat positif, maka biarkanlah ia berekplorasi. Hindari menekan, memaksakan dan membatasi ruang gerak si Kecil. Biarkan ia bebas berekspresi sehingga dapat memaksimalkan potensi dirinya.

3. Beri kebebasan memilih.

Tak jarang terjadi, orang tua salah paham mengenai bakat anak sehingga meminta ia melakukan aktivitas tertentu tanpa mengkomunikasikannya terlebih dahulu. Sebisa mungkin hindarilah hal yang seperti ini, karena akan menghambat si Kecil menemukan bakatnya. Biarkan dan berikan si Kecil keleluasaan untuk memilih kegiatan yang disukainya.

4. Bangun komunikasi positif.

Selain mengamati, Ibu juga bisa menjadikan bakat dan minat si Kecil sebagai topik pembicaraan sehari-hari. Ajak ia untuk membiasakan diri terbuka, agar ia semakin percaya diri dan merasa nyaman karena mengetahui bahwaIbu mendukung dan akan membantunya dalam mengembangkan bakatnya.

5. Beri kesempatan berkompetisi.

Langkah selanjutnya yang bisa Ibu lakukan adalah mendukungnya untuk mengikuti perlombaan. Berpartisipasi dalam kompetisi sangat ampuh untuk mengasah potensinya lebih dalam, selain itu ia juga dapat bersosialisasi di lingkungan yang memiliki minat sama. Untuk yang satu ini, jangan lupa meminta persetujuan si Kecil dulu ya, Bu.

6. Berikan fasilitas.

Dengan fasilitas yang baik tentunya minat dan bakat si Kecil akan semakin terasah. Tak perlu memberinya fasilitas yang mahal dan berlebihan, cukup sesuaikan dengan kemampuan Ibu dan kebutuhan si Kecil.

Share artikel ini:

Artikel Terkait