Eits, Kenalan Dulu Dengan Sang Donatur Zat Besi

Apakah Anda sudah memenuhi kebutuhan zat besi anak Anda? Jangan tunggu hingga ia mengalami anemia, baru memperhatikan asupan zat besi ke dalam tubuhnya. Tahukah Anda bahwa angka anemia akibat kekurangan zat besi pada anak-anak Indonesia masih tergolong tinggi? Oleh karena itulah, sebagai orang tua, Anda sendiri yang harus mengusahakan agar anak terpenuhi kebutuhannya akan zat besi.

Menurut Dr. Endang Dewi Lestari, MPH, SpA dari Sahabat Nestle, zat besi bisa didapati dari beberapa sumber makanan seperti yang disebutkan berikut ini.

Susu sapi segar
Dalam satu cangkir susu sapi segar terkandung 0,10 zat besi.

Telur
Tak hanya protein yang bisa diperoleh dari sebutir telur yang berukuran besar, melainkan 0,60 zat besi.

Beras putih
Satu cangkir beras putih mengandung 1,97 zat besi.

Kacang kedelai matang
Dari berbagai donatur zat besi, kacang kedelai matanglah yang memiliki kandungan zat besi terbesar. Sekitar 8,84 zat besi bisa diperoleh dengan mengonsumsi satu cangkir kacang kedelai matang.

Bayam mentah
Dalam satu cangkir bayam mentah, terdapat 1,52 kandungan zat besi.

Kacang tanah
Selain kacang kedelai, kacang tanah juga merupakan sumber zat besi. Terdapat 0,63 zat besi dalam 28 gram kacang tanah.

Daging sapi giling mentah
Ada sekitar 2, 66 zat besi dalam 98 gram daging sapi giling mentah.

Hati ayam
Dalam satu buah hati ayam terkandung 0,6 zat besi.

Daging ayam merah
Satu potong (459 gram) daging ayam merah bisa didapati 1,2 zat besi

Daging ayam putih
Berbeda tipis dari daging ayam merah, daging ayam putih mengandung 1,3 zat besi per potongnya.

Nah, itulah beberapa sumber zat besi yang bisa Anda masukkan ke dalam menu makan si kecil. Namun ingat, berikan sesuai dengan tahapan usianya ya, Bu!

Share artikel ini:

Artikel Terkait