Jangan Ragu Belajar Memasak

Belum bisa memasak? Jangan khawatir, karena Anda tidak sendiri. Jangan ragu pula untuk mulai belajar memasak, karena masakan Ibu, sesederhana apapun, tentu dipenuhi rasa kasih sayang bagi keluarga tercinta.

Berikut ini adalah tips praktis bagi Ibu yang baru mulai memasak:

·         Kumpulkan informasi

Sudah memiliki modal keinginan? Tambahkan dengan menetapkan tujuan. Jadi, tentukan dulu jenis hidangan yang akan dicoba atau makanan yang hendak diicip, seperti sop, cake, kukis, dan lainnya.

·         Kumpulkan nyali dan mental

Jika ini hal baru atau belum pernah dilakukan, mental juga nyali harus diperkuat.  Jangan berhenti pada rencana saja ya, Bu. Masuk dapur itu panas dan hasil awalnya mungkin bisa jauh dari yang diharapkan. Jangan terlalu cepat kecewa lalu menyerah.

·         Peralatan menentukan hasil

Nah, jika sudah ada ide dan tujuan, kini tiba saatnya melihat isi dapur di rumah dan sekitarnya. Peralatan apa yang sudah dimiliki, selain kompor tentunya. Tiap resep membutuhkan peralatan yang mungkin berbeda, ini ditujukan untuk hasil yang optimal. Periksa apa yang sudah Anda miliki, atau apakah satu alat tertentu bisa digantikan dengan alat lainnya. Dengan begitu Anda tidak perlu membeli peralatan tambahan ataupun baru lalu menjadi boros sebelum produktif.

·         Mencari kawan

Memasak sendiri dengan alasan malu karena belum mahir dan hanya ditemani buku resep bukan ide buruk, tapi ada baiknya dihindari. Carilah rekan yang sudah mahir memasak. Selain punya mentor, proses coba-coba ini akan lebih menyenangkan. Jika sudah selesai, keberadaan ‘sukarelawan’ pencicip siap memberi komentar.

Anda juga perlu belajar untuk mendengar alias punya telinga yang tebal dan hati yang terbuka. Ingat, selera itu subyektif dan personal, tidak ada yang salah dan benar.

·         Mulai dari hal simpel dan resep praktis

Mirip membangun rumah atau bangunan lain, mulailah dari dasar seperti mengenal peralatan, membedakan bumbu masak ataupun berbelanja untuk membeli bahan hidangan yang benar. Lalu, pilih hidangan favorit yang sudah Anda kenal baik, mudah dibuat seperti mie dan nasi goreng lengkap dengan sayur, daging dan aneka telur.

·         Halo bumbu instan

Bumbu instan bukan barang terlarang untuk digunakan selama diperlukan. Di sini bumbu instan dapat menghemat waktu dan berfungsi sebagai referensi citarasa atau bahan pembanding saat Anda membuatnya sendiri dari bahan segar. Gunakan bumbu instan seperlunya dan secara bijak.

·         Tidak perlu terlalu cepat mahir

Tentu tidak ada larangan untuk memasang target dalam kualitas dan banyaknya jenis hidangan yang akan dikuasai. Lebih baik mahir menguasai 2-3 jenis hidangan yang dapat dimodifikasi seperti tumis sayur, sop dan olahan dengan bahan daging. Jika sering diulang dan dicoba, keterampilan akan  makin terasah dan lidah pun akan cepat belajar mengingat cita rasa yang hadir dari aneka bumbu hidangan.

·         Buku resep pribadi

Tiap memasak dengan atau tanpa resep, ada baiknya dicatat. Catatan tentang masakan yang sudah dicoba ditambah resep akan jadi andalan Anda di dalam dapur dan dapat diwariskan juga. Terkadang resep yang ada perlu perubahan agar sesuai selera, misalnya mengganti bahan, dikurangi atau ditambah. Ini juga termasuk metode memasak atau tips lain sehingga pengulangan dari satu resep akan menghasilkan cita rasa yang konsisten.

·         Maju terus pantang mundur

Dapur dengan segala peralatan yang menghasilkan panas bisa terasa mirip medan perang. Tidak perlu kecil hati ketika minyak panas memercik panas di jari atau lengan tergores pisau. Anda juga mungkin ‘tersengat’ komentar pahit juga pedas hidangan pertama. Simpan ini semua dalam memori paling belakang dan lupakan. Selalu ada kesempatan untuk tetap maju dan memperbaiki sampai hidangan Anda jadi favorit pesta keluarga.

Rasakan pengalaman luar biasa ketika hidangan yang Anda buat akhirnya tampil prima dan dibanjiri pujian dan komentar tiada akhir. Inilah pengalaman yang sulit diceritakan, rasa letih karena seharian di dapur yang menguasai seluruh tubuh seakan hilang sekejap. Tidak ada koki terkenal yang mendadak ngetop, mereka semua pernah gagal berulang kali dalam memasak, bedanya: mereka sudah mulai duluan. Sekarang giliran Anda, selamat mencoba!

"Cooking is like love, it should be entered into with, abandon or not at all" Harriet van Horn

Share artikel ini:

Artikel Terkait