Tips Agar Bulatan Sempurna Pada Resep Klepon

Kue klepon adalah salah satu jajanan tradisional khas Indonesia yang cukup melegenda. Rasa manis dari isian gula merah di dalamnya berpadu apik dengan rasa gurih dengan tekstur kue yang kenyal. Bertabur kelapa parut dan jika dimakan ada sensasi “nyess” ketika kleponnya tergigit. Hidangan ini sangat cocok dijadikan teman minum teh saat bersantai di pagi atau sore hari.

Selain rasanya enak, kue tradisional ini memiliki tekstur yang sangat lembut dan kenyal. Namun Ibu perlu mengetahui tips dan trik pada resep klepon, agar bulatan klepon memiliki bentuk dan tekstur yang sempurna. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Ibu lakukan pada resep klepon agar tekstur klepon tidak lembek, tidak pecah dan bulat sempurna,

Pada saat membuat adonan, tuang air hangat suam kuku sedikit demi sedikit ke wadah yg berisi adonan sampai adonan kalis dan bisa dibentuk. Pastikan adonan tidak terlalu lembek atau terlalu keras. Jika terlalu lembek, tambah kembali tepung ketan dan sebaliknya jika terlalu keras tambahkan lagi sedikit air.

  • Untuk takaran air, Ibu tidak perlu berpatokan dengan takaran air di resep. Perhatikan tekstur adonan dengan baik, tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni serta dirasa adonan sudah kalis untuk bisa dibentuk.
  • Campur bahan dalam adonan hingga benar-benar halus merata. Agar tidak pecah ketika di didihkan ke dalam rebusan air, pertama-tamma ambil adonan lalu pipihkan adonan klepon untuk memasukkan gula merah Jawa di dalamnya. Kemudian bulatkan kembali hingga gula merah terselimuti dengan sempurna. Lakukan hingga adonan klepon habis. hingga tertutup rapih agar tidak pecah.
  • Jangan beri isi terlalu banyak dan penuh, hal ini sangat berisiko membuat bola-bola klepon pecah ketika direbus dalam air.
  • Tepung ketan biasanya lebih sering digunakan pada resep klepon, karena akan lebih mudah menghasilkan tekstur kenyal. Namun tepung ketan akan mudah lembek pada saat proses pembulatan, akibat terkena panas dari tangan Ibu. Oleh karena itu, sebaiknya taburi tangan Ibu dengan tepung ketan terlebih dahulu sebelum membulatkan adonan agar bola-bola klepon tidak mudah pecah setelah diberi isian gula jawa.
  • Sambil menunggu air mendidih atau antrean memasukkan klepon di dalam air, sebaiknya Ibu letakkan bola-bola klepon di dalam wadah yang juga ditaburi tepung ketan, agar tidak lengket dan pecah.
  • Jangan terlalu lama merebus bola-bola kelpon dalam air mendidih, karena akan membuat tekstur klepon menjadi lembek.
  • Segera angkat bola-bola klepon secepatnya begitu sudah mengapung di atas permukaan air
  • Saat mengangkat bola-bola klepon, sebaiknya gunakan saringan kawat dan cara yang benar jangan langsung diangkat keatas. Tetapi digeser dulu ke samping baru diangkat. Hal ini untuk mencegah bola-bola klepon pecah akibat perubahan suhu. 

Share artikel ini:

Artikel Terkait