vote

5 Penyebab Anak Suka Mengemut Makanan

Ibu, apakah si kecil memiliki kebiasaan mengemut ketika sedang menyantap makanannya? Sebaiknya, kebiasaan ini jangan dibiarkan terlalu lama, Bu. Yuk cari tahu alasannya mengemut makanan!

  • Rate Artikel ini

Ibu, apakah si kecil memiliki kebiasaan mengemut ketika sedang menyantap makanannya? Kebiasaan ini jangan dibiarkan terlalu lama, ya Bu. Agar anak mau makan secara lahap, segera cari tahu alasan mengapa si kecil kerap tidak langsung menelan makanannya di bawah ini, yuk.

  1. Makanan terasa membosankan

Apabila si kecil mempunyai kebiasaan mengemut makanan, Ibu dapat mengingat kembali menu apa yang diberikan oleh Ibu kepada si kecil. Tandai menu- yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dihabiskan oleh si kecil.  Kemungkinan si kecil merasa bosan pada menu tertentu, tetapi sulit untuk mengucapkannya. Yuk, buat menu makanan semakin bervariasi agar anak mau makan.

  1. Sakit yang dialami si kecil

Masalah pada kesehatan si kecil dapat menjadi alasan mengapa mengemut menjadi kebiasaannya ketika makan, misalnya sakit gigi atau sariawan. Sariawan atau sakit gigi dapat membuat si kecil lebih sulit untuk mengunyah makanannya sehingga ia lebih memilih untuk mendiamkannya di dalam mulut. Cek keadaan mulut si kecil sehingga sariawan atau sakit gigi yang ia alami dapat Ibu atasi segera dan tidak mempengaruhi perkembangannya lebih lanjut.

  1. Gigi yang tumbuh

Penyebab spesifik berikut ini perlu Ibu tinjau lagi berdasarkan usia anak Ibu. Jika usia si kecil berada di masa yang tepat untuk tumbuh gigi, kemungkinan kebiasaan mengemutnya timbul karena rasa tidak nyaman ketika proses gigi barunya tumbuh, tetapi si kecil merasa kesulitan untuk mengungkapkannya.  

  1. Belum mengetahui proses makan yang benar

Orangtua terkadang melupakan bahwa makan juga termasuk hal yang perlu diajarkan. Menurut dr Waldi Nurhamzah, kebiasaan mengemut muncul ketika peralihan bentuk makanan si kecil. Si kecil yang mulanya hanya diberikan makanan yang bersifat cair, mungkin memerlukan bimbingan ketika makanannya berubah menjadi makanan padat.  Agar anak mau makan, ajari ia untuk mengunyah makanannya hingga halus agar makanan dapat ditelan secara sempurna tanpa rasa sakit.

  1. Waktu makan yang terlalu dekat

Memberikan asupan terbaik bagi si kecil merupakan tugas seorang Ibu. Ibu hendaknya memberikan menu makanan utama yang bergizi serta menyediakan camilan sebagai pelengkap nutrisinya. Tetapi, apakah Ibu sudah cukup bijak mengatur waktu makannya? Mengemut makanan dapat menjadi dampak apabila waktu makan si kecil terlalu dekat sehingga ia masih merasa kenyang. Memaksanya makan bukan merupakan solusi yang terbaik agar anak mau makan. Atur kembali jadwalnya makan supaya ia tidak merasa terpaksa untuk menghabiskan makanannya ya, Bu.

Artikel Terkait

Terbaru