©shutterstock
vote

Skipping, Olahraga Ringan tapi Cepat Menurunkan Berat Badan

Mungkin mirip dengan permainan anak-anak, namun skipping bagi perempuan juga bisa membantu membakar kalori lebih banyak. Cari tahu apalagi keuntungannya.

  • Rate Artikel ini

Menurunkan berat badan memang membutuhkan komitmen yang kuat. Tidak hanya mengontrol nafsu makan dan asupan kalori saja, tapi juga memotivasi diri untuk rajin berolahraga. Salah satu aktivitas fisik yang dapat membantu menurunkan berat badan adalah skipping.

Olahraga yang satu ini tidak membutuhkan latihan khusus, cukup menggunakan jump rope, dan bisa dilakukan kapan, serta di mana saja. Skipping termasuk latihan yang bisa divariasikan intensitasnya untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan.

Tertarik melakukannya? Baca dulu tips-tips berikut ini agar skipping yang Anda lakukan efektif menurunkan berat badan.

Manfaat dari Skipping

Skipping membantu Anda mencapai berat badan ideal, meningkatkan kekuatan dan stamina, serta memperkuat tulang agar terhindar dari osteoporosis. The U.S Department of Health and Human Services merekomendasikan kegiatan fisik dilakukan setiap hari selama 30 menit. Melakukan skipping selama sejam dapat membakar 440-590 kalori pada orang yang berbobot 77 kg, menurut Centers of Disease Control and Prevention. Jadikan hal ini sebagai patokan untuk menghitung berapa banyak kalori yang bisa Anda bakar selama skipping.

Syarat yang Diperlukan untuk Skipping

Untuk pemula, tali yang berbiji-biji dianjurkan karena lebih mudah untuk dikontrol ketimbang tali yang terbuat dari kain atau vinyl. Sesuaikan panjang tali dengan menggenggam pegangan dan menginjak tali. Pendekkan tali sehingga pegangan mencapai ketiak Anda. Sebelum melakukan skipping, pastikan pemakaian sepatu yang tepat seperti, sepatu lari atau cross training agar kaki terhindar dari cidera. Lakukan skipping di area yang sedikit luas dan tinggi, serta gunakan alas khusus olahraga untuk mengurangi tekanan pada lutut atau pergelangan kaki.

Teknik Melakukan Skipping

Sebelum melakukan skipping, mulailah dengan pemanasan berupa peregangan terutama pada kaki. Ayunkan tali di atas kepala dalam gerakan melingkar dan melompat di atasnya saat mencapai kaki. Untuk pemula, lakukan skipping selama sekitar 5 menit, kemudian beristirahatlah. Tingkatkan durasi waktu untuk membangun kekuatan dan stamina. Edward Jackowski, PhD, penulis buku Hold It! You’re Exercising Wrong menyarankan untuk menggunakan intensitas yang rendah dulu sehingga nantinya dapat melompat lebih lama. Tetaplah menjaga posisi mendarat pada jari-jari kaki untuk meredam tekanan pada lutut. Biasanya pemula akan melompat lebih tinggi dari yang diperlukan. Tapi melalui latihan yang rutin, akan terbiasa untuk melompat tidak lebih dari 1 inci di atas lantai. Selain lebih efektif membakar kalori, juga tidak berdampak buruk pada lutut dan pergelangan kaki.

Skipping tidak hanya mudah, tapi juga efektif bakar kalori tubuh. Siap untuk mencobanya?

Terbaru